Setelah melihat film habibie & ainun, saya jadi teringat kembali saat saya pernah ikut seminar tentang UAV..singkatannya saya lupa.. yg pasti UAV adalah pesawat tanpa awak yang bisa dipergunakan untuk berbagai macam kepentingan, seperti sbg pesawat mata2 dll.
Saat itu saya mengikuti seminar UAV dengan pembicara bapak Endri Rachman, beliau adalah mantan pegawai IPTN yang sekarang menjadi dosen di salah satu universitas di Malaysia, Beliau bercerita bahwa seandainya IPTN tidak dibubarkan pemerintah,maka Indonesia saat ini telah menjadi salah satu negara plg maju dalam industri pesawat terbang. Saya juga bertanya tanya..kenapa IPTN sampai dibubarkan.. setelah googling akhirnya saya tau kalo IPTN dibubarkan karena dianggap tidak menambah devisa,malah mengeruk devisa negara.. Tapi saya rasa hal itu pasti ada kepentingan politik di dalamnya..seharusnya IPTN tidak dibubarkan..tapi dibuat sedemikian rupa agar bisa menjadi perusahaan yg mendatangkan untung bagi negara.. Setelah dibubarkan engineer2 IPTN banyak yg lari ke luar negeri dan memajukan industri pesawat terbang di negara lain..karena mereka merasa todak dihargai di negeri sendiri..hmmm.. kasian banget tokoh jenius kita Bapak Habibie.. Sepertinya Beliau lahir di waktu dan kondisi yang salah.. Sayang sekali kejeniusannya tidak dihargai oleh bangsa sendiri..malah lebih dihargai oleh orang Jerman.. Semoga pemerintah sekarang bisa terbuka matanya dan lebih mengembangkan industri pesawat terbang nasional..
.
Minggu, 23 Desember 2012
Kisah sedih industri pesawat di Indonesia
Langganan:
Komentar (Atom)